Al Birru Jadi Landasan PRA Tahunan Jepara dalam Tasaruf Santunan Anak Yatim

Jepara, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tahunan Jepara mengagendakan acara santunan anak yatim dan buka bersama di Masjid Al Istiqomah Tahunan Jepara pada Senin, (17/3) bertepatan dengan 17 Ramadhan 1446 H.

Acara jelang buka puasa bersama itu diawali dengan laporan penyelenggaraan Ketua PRA Tahunan Liscorini menyampaikan,”Terimakasih atas support petinggi Tahunan, warga RT 03 RW 02, ibu-ibu jamaah masjid di dukung pula oleh Bank Sampah Sekar Wangi, para pengusaha pribumi maupun non pribumi, atas kerjasama dari semua fihak. Ke depan mengharap suport dari pejabat setempat untuk mendukung kegiatan ini, ” terangnya.

Petinggi Desa Tahunan, Muhadi, dalam sambutannya saat buka puasa bersama menyatakan,”Terimakasih pada pengurus masjid yang selalu mengingatkan pada petinggi kegiatan rutin ‘Aisyiyah di bulan Ramadan Ranting Tahunan,” ujarnya. “Atas nama kepala desa mengapresiasi, kegiatan kepedulian terhadap anak yatim , merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

Hadir dari PDA Jepara, Ketua PDA Umi Kulsum, Wakil Ketua Deny Ana I’tikafia, Bendahara Sugiarti dan Ketua LLPA Arum. Hadir Ketua PCA Tahunan Maya Ermawati, Wakil Ketua PCA Zenik Widayati beserta para pimpinan cabang dan ranting muhammadiyah setempat.

Sambutan Ketua PDA Jepara, “Ada beberapa pesan yang disampaikan yaitu apresiasi dengan memasak sendiri, para ibu jamaah masjid untuk mengurangi sampah. Yang kedua diharapkan bapak dan ibu untuk berobat ke PKU Aisyiyah tipe D. Yang ketiga, Ada penitipan anak di Jln. M Syukri dan menitipkan wakaf yang ada di PCA Tahunan sebagai Amal Usaha di Tahunan, silakan dibuat AUA,” jelasnya.

Tausiyah disampaikan oleh Asep Sutisna, mengupas tuntas Al Baqarah ayat 177 perihal Al Birru. Ia menjelaskan,”Level iman, bergantung diri hanya pada Allah SWT, yang terbaik menurut Allah SWT. Hari ini kita menyantuni anak yatim, siapa tahu besok salah satu ada yang jadi orang sukses. Dari harta yang dicintai ini sebaiknya dibagi dengan yang membutuhkan.”

“Al Birru bukan hanya sekedar menyantuni, ketika Allah SWT memerintahkan rangkaian sebuah amal yang ujung-ujungnya hanya karena Allah semata,” tukasnya. (Dafia)-lsz